3 Cara Panen Sarang Burung Walet Sesuai Prosedur


Cara panen sarang walet - Panen sarang walet menjadi hal yang menggembirakan bagi si peternak walet. Banyak para pembisnis walet yang baru terjun dalam bisnis ini, namun kesalahan tentu sering dilakukan bagi para pemula. Salah satu nya dalam hal memetik atau memanen sarang walet.  Panen walet yang dilakukan tanpa perencanaan yang benar  atau secara serampangan dapat berakibat pada produksi sarang walet yang akan semakin menurun  dan juga dapat mempengaruhi kelangsungan hidup burung walet untuk kembali bersarang. 

cara memetik sarang walet
Oleh karena itu, para pembudidaya walet khususnya untuk pemula perlu mengetahui bagaimana cara pemanenan sarang walet yang benar dan menyusun program-program yang ideal.
Dalam melakukan program yang ideal ini, perlu penyesuaian dengan kondisi setempat, misalnya musim yang berhubungan dengan penetasan, waktu, kondisi gedung, dll. Untuk menjalankan program-program ini,  hendaknya kembali memperhitungkan beberapa hal di bawah ini:
  • Kentungan hasil panen selama satu tahun. Kerugian serta kelemahan hasil panen sebelum menutup hasil panen berikutnya di tahun yang sama. Jadi, sangat diusahakan agar tidak terjadi kerugian secara terus menerus.
  • Memberikan kesempatan agar burung walet dapat berkembang biak dengan baik. Hal ini bertujuan supaya hasil produksi walet tidak menurun.
  • Musim kemarau atau musim penghujan. Hal ini berkaitan terhadap ketersediaan makanan yang berperan penting terhadap kehidupan burung walet.  Dengan memadukan kondisi daerah, dasar-dasar cara panen, sifat musim, mutu sarang, dll. Maka teknik panen sarang burung walet yang ideal dabat dilakukan dengan prosedur sebagai berikut:

Cara panen sarang walet yang benar:


1.    Panen dengan cara rampasan

Dari judul di atas memang terdengar sadis namun hal ini juga termasuk dalam pedoman cara panen walet yang benar. Panen ini dilakukan pada saat burung walet selesai membuat sarang, namun belum bertelur. Sebaiknya cara ini dilakukan sekitar 10 hari sebelum burung walet  diperkirakan akan bertelur, agar  bisa memberi  kesempatan burung walet untuk  membuat sarang mereka  kembali dengan cepat. Jika waktu yang diberikan terlalu pendek disaat akan keluarnya telur, maka hanya membuat burung walet gelisah. Pada umumnya, hasil dari panen cara rampasan ini, bentuk sarang walet akan lebih tipis dan kurang sempurna.

2.    Panen kedua dengan cara buang telur

Panen ini dilakukan setelah adanya 2 butir telur dalam sarang, tetapi belum mengeram, kira-kira dalam waktu 2 hingga 3 bulan sejak sarang telah dibuat. Jangan melakukan panen dengan cara buang telur, jika telur walet masih satu butir. Jika hal ini dilakukan akan membuat walet panik sehingga kemungkinan besar burung walet akan berpindah ke tempat lain.
Dengan cara ini, telur yang sudah di ambil dimanfaatkan kembali untuk menambah populasi walet, dengan cara menetaskannya pada sarang sriti atau dapat dijual kepada mereka yang memerlukan. Agar lebih efesien pada panen buang telur ini, dapat menggunakan alat pengontrol seperti galah yang ujungnya di pasang cermin. Dengan dibantu alat tersebut tidak perlu lagi memanjat untuk mengetahui jumlah telur pada sarang walet. Hasil yang diperoleh dari cara ini mutunya sangat baik, bentuk sarang walet sempurna dan tebal.

3.    Panen yang dilakukan dengan cara panen penetasan

Panen ini dilaksanakan disaat telur walet sudah menetas dan  anak burung walet yang sudah bisa terbang untuk mencari makan sendiri. Disaat ini anak burung walet sudah berumur sekitar 45 hari. Namun mutu yang dihasilkan dari panen ini termasuk dalam golongan mutu redah karena bentuk dari sarang walet sudah mulai rusak dan dicemari kotoran, bulu, dan sebagainya. Panen ini dilakukan sebaiknya dimulai pada awal musim hujan, karena disaat itu makanan yang tersedia cukup banyak. Dengan makanan yang telah tersedia membuat kesehatan induk walet dapat terjamin dan pertumbuhan anak walet pun menjadi normal. Sehingga dapat menambah populasi walet untuk menaikan produksi sarang.
Ke-3 tekhnik panen/pemetikan sarang walet di atas adalah teknik yang sering dilakukan oleh para petani walet.
Semoga artikel  3 cara panen sarang walet sesuai prosedur kali ini bermanfaat dan dapat dilakukan dengan baik.