Cara Budidaya walet ( gedung, lokasi dan suhu)

Cara Budidaya walet
Cara budidaya walet - Dalam pembangunan sarang walet lingkungan menjadi hal perlu diprhatikan. Sebagai pembudidaya sarang walet pengetahuan tentang lokasi menjadi hal yang perlu dipelajari. Ada beberapa lokasi memang sulit untuk mendatangkan walet dan ada lokasi yang hanya dengan gesekan sedikit suara botok kaca walet akan berdatangan dengan cepat.
Disini kami akan membahas tentang pemilian lokasi yang baik berdasarkan sumber-sumber yang telah ada. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu dipenuhi untuk terjun dalam bisnis budidaya sarang walet ini seperti:

A. Lokasi/lingkungan yang baik untuk budidaya sarang walet

  1.  Dataran rendah dengan ketinggian kurang lebih 1000m dpl.
  2.  Daerah yang terbilang jauh dari perkembangan dan teknologi
  3.  Daerah yang jauh dari berbagai ganguan-gangguan dari burung buas pmakan daging
  4.  Tempat yang strategis adalah seperti persawahan, hutan-hutan terbuka, padang rumput, pantai, danau, rawa-wara, pinggir sungai.

B. Sarana dan Peralatan

Untuk pembudidaya walet hal yang juga diperhatian ialah gedung sarangnya. Membuat gedung yang mirip gua-gua yang memiliki suhu, klembaban dan penerangan yang berkisar antara 24-26 derajat celcius dan kelembaban antara 80-95%.
  1. Suhu dan kelembaban yang disarankan:
  2. Sebaiknya melapisi plafon atas dengan sekam yang memiliki ketebalan 20 cm.
  3. Membuat kolam atau saluran air dalam gedung.
  4. Menggunakan pipa berbentuk L satu lubang yang berjarak 5m dan berdiameter 4 cm sebagai vebtilasi yang baik.
  5. Tutup semua lubang, jendela, pintu yang tidak digunakan.
  6. Pada lubang untuk keluar masuk walet sebaiknya diberi pelindung sinar berbentuk corong terbuat dari kain atau goni hitam, hal ini bertujuan agar gedung semakin gelap menyerupai gua.

Bentuk dan konstruksi gedung

Bentuk dan ukuran gedung walet memang memiliki bentuk variasi yang bermacam-macam ada yang besar sekitar 10x15 m2 – 10x20 m2. Bubungan yang tinggi akan semakin baik, kemudian jarak antara bubungan dan plafon semakin besar menjadikan rumah walet lebih disukai oleh walet. Yang paling penting lagi ialah gedung/ruma walet tidak boleh tertutup oleh pepohonan yang sama tinggi dengan gedung.

Untuk bagian tembok lebih baik terbuat dari dinding yang berplaster yang dicampur dengan semen. Untuk bagian dalam dapat dibuat dengan campuran pasir, semen dan kapur dengan perbandingan yaitu 3:2:1. Hal ini untuk mendapatkan suhu dan kelembaban udara yang terkendali. Siram dengan air setiap hari untuk menghilangkan bau semen.

Tempat sarang burun walet pada kerangka atap sebaiknya terbuat dari kayu.Bagian atap terbuat dai genteng. Lengkapi resting room untuk beristirahat dan tempat bersarang dan roving room untuk tempat berputar putar walet. Untuk ukuran lubang sebaiknya dibuat 20x20 sampai 10x35 cm2. Lubang dapat dicat hitam dan jangan menghadap ke timur.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Budidaya walet ( gedung, lokasi dan suhu)"

Post a Comment